Harian Gadis - Ladies, sekarang terjawab sudah mengapa pasanganmu sulit memahami
kode-kodeanmu, sulit berterusterang di depanmu, dan mengapa kelihatannya
tidak peduli terhadap perasaanmu. Jawabannya: karena cara pria menghadapi emosinya dengan cara yang berbeda.
Kelihatannya, wanita lebih emosional dan lebih gampang meledak-ledak
dibanding pria yang terkesan rasional dan cenderung menutupi
perasaannya. Tidak juga, lho. Pria juga bisa sama emosionalnya dengan wanita dan wanita juga bisa sama rasionalnya dengan pria. Akan tetapi, pria memproses emosi mereka dengan cara yang berbeda dengan wanita dari cara proses otak, hormon, dan kebutuhan emosi.
Oleh karena itu, jangan salahkan pasanganmu kalau dia tidak memahami
kode-kodeanmu, Ladies. Inilah yang cara pasanganmu menghadapi emosinya
sebagai seorang pria dan apa saja kebutuhan emosional yang perlu kamu
berikan kepadanya sebagai pasangannya.
1. Dia Memiliki Sense of Pride. Semua Pria Ingin Menjadi yang Terbaik Untuk Wanita yang Dia Cintai
Akan tetapi, pada masa kini, wanita bisa berpenghasilan sama tingginya
dengan pria, bisa melindungi diri sendiri, serta bisa mengatasi hampir
segala kesulitan apapun tanpa bantuan pria. Kamu tetap harus
menjadi wanita mandiri, Ladies. Namun, jangan sampai kamu menyelesaikan
semua masalah sendirian tanpa membiarkan si dia membantumu. Pasanganmu akan merasa tidak berguna untukmu. Buatlah
dirinya merasa dihargai sebagai pasanganmu dengan membagi tanggung
jawab bersama yang adil dan saling tolong-menolong dalam hubungan.
2. Dia Sangat Ingin Merasa Dibutuhkan Olehmu. Dia Ingin Menjadi Pahlawan di Matamu Sebagai Orang Tercintanya
Meski dia tidak pernah mengungkapkannya, dia ingin sekali dibutuhkan
olehmu sebagai pasangannya. Dia ingin apa yang dia lakukan untukmu bisa
membahagiakanmu. Dia akan bangga saat melihat usahanya berhasil. Sebagai
pasangannya, bagaimana cara kamu untuk membantunya?
Hargailah semua usaha yang dilakukan pasangan untukmu, sekecil dan
sebesar apapun itu. Berterimakasihlah padanya atas apa yang dia lakukan.
Rasa penghargaan dapat membuat si dia lebih terdorong untuk membantumu lebih sering lagi. Kalau dia lebih sering membantumu, kamu juga yang senang, bukan
3. Dia Ingin Bisa Diandalkan Olehmu. Baginya, Dia Bukan Gentleman Kalau Tidak Bisa Membahagiakanmu
Pasanganmu ingin merasa dia bisa melakukan apa saja untukmu. Kamu dapat
meningkatkan kepercayaan dirinya dengan mengetahui hal ini. Katakan
padanya kamu tahu segala hal yang dia lakukan untukmu adalah demi
membahagiakanmu. Walaupun usahanya gagal atau dia melakukan kesalahan,
jangan terlalu pedas mengkritiknya. Kritikan yang terlalu pedas dapat
membuatnya berpikir kamu tidak terlalu percaya dia bisa melakukan
tugasnya untukmu. Semua orang tidak sempurna, wajar saja jika pasanganmu
melakukan kesalahan. Pria memang ingin membahagiakanmu, tetapi
janganlah kamu memanfaatkan hasratnya tersebut untuk menuntutnya
melakukan apapun yang kamu mau.
4. Dia Juga Butuh Waktu Sendiri. Sama Seperti Kamu yang Ingin Dipahami, Dia Juga Ingin Kamu Memahami Waktu Sendirinya Ini
Me time untuk pria bisa dilakukan dengan banyak hal. Dia melakukannya dengan membaca koran, nonton pertandingan bola, bermain games,
atau berkumpul dengan teman-temannya. Biarkanlah dia menghabiskan waktu
sendirinya. Waktu sendiri adalah waktu buatnya mengurangi stres.
Jadi, jangan heran kalau tiba-tiba dia menghilang seharian tanpa memberi kamu kabar, ya. Jangan sekali-kali kamu ngambek
atau bahkan melarangnya melakukan apa yang dia suka. Bersikaplah
pengertian padanya. Dengan begitu, dia akan makin sayang, pengertian,
dan pengertian juga padamu.
5. Sebagai Pria, Dia Punya Siklus Emosinya Sendiri. Kalau Pasanganmu Tiba-Tiba Menghilang, Bukannya Dia Tidak Peduli Padamu, Dia Hanya Butuh Waktu Untuk Memproses Perasaannya
Inilah poin terpenting yang harus kamu pahami sebagai wanita. Inilah
sebab pria bersikap tertutup di depanmu. Pria akan menyendiri dan
menutup diri selama yang dia butuhkan untuk menghadapi emosinya sendiri.
Makanya saat kamu meminta dia menceritakan masalahnya, dia justru
bersikap cuek seolah tidak terjadi apa-apa di depanmu. Namun, anehnya, justru sikap cueknya inilah yang mendorongnya untuk kembali lagi padamu cepat atau lambat.
Sayangnya, berkebalikan dengan pria, wanita ingin disayangi, dihargai
dan dipahami saat dia merasa emosional. Makanya kebanyakan wanita
merasa diabaikan ketika pria mengalami siklus ini.
Oleh karena itu, jika pria bersikap cuek saat dia sedang
emosional, hadapi dia dengan tenang dan mintalah dia untuk bercerita
kapan pun dia mau. Biarkan dia berkumpul dengan temannya,
karena pria lebih mudah mengeluarkan uneg-unegnya pada temannya
dibanding pasangannya. Kalau dia meminta waktu sendiri, berikan saja.
Kamu tidak perlu takut dia tidak mencintaimu lagi.
Ladies, jika dia pria yang dewasa, dia akan bersedia kompromi
denganmu dalam mengatur emosinya dan bersedia bercerita padamu di waktu
yang tepat. Sebagai pasangan, dia tetap harus menceritakan apa
yang dia rasakan padamu juga. Karena jika tidak, maka akan terjadi
kesalahpahaman yang dapat berakibat komunikasi yang tidak efektif.
Terima kasih telah membaca: Ladies, Bukannya Dia Tidak Peduli Padamu. Ini Alasan Sebenarnya Pasanganmu Terasa Dingin Bagai Tembok di Depanmu
Sumber: kelascinta.com

0 comments:
Post a Comment